Kata-Kata Hikmah

 Musyafa-Ahmad-Rahim

Kata-Kata Hikmah

Oleh: Musyaffa Ahmad Rahim, MA[i]

ﻻ ينبغي للعاقل أن يُخَلِيَ نفسَه من أربع: عُدةٌ لمَعاد، وإصلاح لمعاش، وفِكْرٌ يقف به على ما يصلحه مما يفسده، ولذة في غير مُحرم يستعين بها على الحاﻻت الثلاث

Seyogyanya seorang yang berakal tidak mengosongkan dirinya dari empat (4) hal:

  1. Bekal untuk akhirat.
  2. Hal-hal yang memperbaiki kehidupan dunianya.
  3. Pemikiran yang membimbingnya kepada hal-hal yang memperbaikinya dan menghindarkannya dari hal-hal yang membinasakannya.
  4. Kelezatan yang tidak haram yang menolongnya melaksanakan point 1, 2, dan 3


[i] Musyaffa Ahmad Rahim Dosen STIU Dirosat Islmiyah Al-Hikmah

ISHMATUL ANBIYÂ’

sunardiISHMATUL ANBIYÂ

(Sebuah Proteksi Ketuhanan untuk Para Nabi)

Oleh: Sunardi Bashri Iman, Lc, M.Kom.I

 

 

 

 

الملخّص

 

 

            انّ العصمة ثابتة للأنبياء و الرّسل كما دلّت ذلك النصوص القرآنية الكريمة وكما قضى بذلك المنطق العلميّ السّليم.... و العصمة هي حفظ الله تعالى إياّهم عن الوقوع في الذّنوب و المعاصي والمخالفات و ارتكابهم في المنكرات و المحرمات بعد البعثة باتّفاق المحقّقين المحقّين، وقبل البعثة على التّحقيق. اذ كيف يأمرربّنا عزّ و جلّ البشر باتّباعهم و الاقتداء بهم, و السير على نهجهم ان لم يكونوا مثالا للكمال, و نموذجا للفضل و النبل و الطهر! و لو لم تكن العصمة من صفاتهم لما كنّا مكلّفين باتباعهم في جميع الأعمال و الأفعال.

          أمّا ما ورد من بعض النّصوص الشّرعيّة الّتي يدلّ ظاهرها على وقوع المعاصي و المخالفات من بعض الأنبياء صلوات الله عليهم فهي محمولة على الوجوه الآتية: أنها ليست معصية و انما هي فعل خلاف الأولى, أو أنها خطأ في الاجتهاد. وعلى افتراض أنّها مخالفة أو معصية فانّها قد وقعت قبل النّبوّة.

A. Muqadimah

Adalah tidak dikategorikan golongan orang yang beriman manakala seseorang tidak mengakui, mengingkari bahkan menentang keiman kepada para Nabi dan Rasul alaihimussalaatu wassalam, karena mereka adalah orang-orang yang dipilih oleh Allah SWT untuk menyampaikan risalah agama samawi, kepada seluruh umat manusia dan secara lebih khusus lagi teruntuk Nabi kita Muhammad Saw adalah Nabi akhir zaman yang risalahnya untuk semua manusia tanpa kecuali, sepanjang zaman dan di mana berada sampai hari Qiamat.

Read more...

Menuhankan Materi adalah Jalan Menuju kehancuran

falhanMenuhankan Materi adalah Jalan Menuju kehancuran

Oleh: Ahmad Falhan, MA

Di dalam surat Al Baqarah ayat 166-167 Allah SWT telah berfirman bahwa di hari akhirat nanti manusia terbagi menjadi dua golongan, pertama adalah golongan yang mengikuti dan kedua golongan yang diikuti. Di dalam ayat ini Allah juga telah memisalkan kedua golongan yang saling menyalahkan satu sama lain, pertama golongan yang mengikuti dan kedua golongan yang diikuti. Yang pertama berbebas tangan dari golongan yang mengikuti, sedangkan golongan yang mengikuti meminta pertanggung jawaban dari golongan yang diikuti.

Read more...

Belajarlah dari Matahari

matahariOleh: DR. Amir Faishal Fath (Puket I STIU Al-HIkmah)

Anakku, lihatlah matahari itu
Ia tidak pernah berhenti memberikan cahaya
Sekalipun orang-orang tidak mau memujinya
Tidak pernah memberikan penghargaan kepadanya
Ia tetap memberikan pencahayaan
Bayangkan, apa yang akan dialami bumi
Bila matahari tidak mau bercahaya

Read more...

Kisah Mualaf Inggris, Perceraian Tak Membuatnya Meninggalkan Islam

Pekan kemarin media massa internasional memberitakan bahwa jumlah mualaf di Inggris meningkat pesat, meski agama Islam di negeri itu, seperti umumnya di negara-negara Barat, digambarkan secara negatif dan masih menjadi target kecurigaan masyarakat.

Read more...

Nasehat Ibnul Jauzi

الفصل الأول: ابك على خطيئتك

Nasehat Imam Ibnul jauzi…

إخوانى: لو تفكرت النفوس فيما بين يديها، وتذكرت حسابها فيما لها وعليها، لبعث حزنها بريد دمها إليها، أما يحق البكاء لمن طال عصيانه: نهاره في المعاصي، وقد طال خسرانه، وليله في الخطايا، فقد خف ميزانه، وبين يديه الموت الشديد فيه من العذاب ألوانه.

Nasehat Pertama : Menangislah karena dosa yg kau lakukan …..

Read more...




©2010 STIU Dirasat Al Hikmah
Jl. Bangka III A No.25 Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Indonesia