PENGKERDILAN LEMBAGA-LEMBAGA AGAMA (ISLAM).

partai

PENGKERDILAN LEMBAGA-LEMBAGA  AGAMA (ISLAM).

Oleh : H.M  Sofwan Jauhari Lc, M.Ag

Entah anda rasakan atau tidak, sekarang ini secara pribadi saya semakin prihatin melihat kondisi lembaga-lembaga keagamaan di negeri, bukannya saya frustasi, karena sebagai seorang mu’min kita wajib memiliki  “rojaa’”  (berharap) kepada Allah swt. Akan tetapi fenomena yang terjadi selama ini harus menjadi sebuah keprihatinan kita bersama... keprihatinan itulah yang saya maksudkan … kemudian keprihatinan itu harus kita tindak lanjuti dengan ISHLAH,  usaha memperbaiki secara maksimal……..

Lembaga-lembaga keagamaan Islam belakangan ini terus di-serang, ormas-ormas Islam dihancurkan, partai Islam dimutilasi, para Ulama kyai ustadz dan tokoh agama di-bully dan seterusnya. Saya sudah mengingatkan kepada teman-teman muslim agar tetap menjaga ukhuwwah, jangan saling menyerang, jangan menyalahkan, apalagi membida’hkan atau meng-kafirkan sesame muslim, mereka adalah saudara kita, setiap mahluk memiliki kekurangan, yang sempurna hanyalah KHALIQ, Allah swt..orang luar sedang menyerang kita dan kita kok ikut menyerangsaudara kita sendiri…..kepiye???  orang luar sedang melakukan politik “devide et impera”, kenapa kita mau dipecah-belah?...tidak sadarkah kita????

Read more...

KHUTBAH RASULULLAH SAW MENJELANG RAMADLAN.

MasjideNabawi2 Madinah

KHUTBAH RASULULLAH SAW MENJELANG RAMADLAN.

Oleh: M. Sofwan Jauhari, Lc., M.Ag

صحيح ابن خزيمة ط 3 (2/ 911)

 عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، عَنْ سَلْمَانَ قَالَ:خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - فِي آخِرِ يَوْمٍ مِنْ شَعْبَانَ، فَقَالَ: "أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ أَظَلَّكُمْ شَهْرٌ عَظِيمٌ، شَهْرٌ مُبَارَكٌ، شَهْرٌ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، جَعَلَ اللَّهُ صِيَامَهُ فَرِيضَةً، وَقِيَامَ لَيْلِهِ تَطَوُّعًا، مَنْ تَقَرَّبَ فِيهِ بِخَصْلَةٍ مِنَ الْخَيْرِ، كَانَ كَمَنْ أَدَّى فَرِيضَةً فِيمَا سِوَاهُ، وَمَنْ أَدَّى فِيهِ فَرِيضَةً، كَانَ كَمَنْ أَدَّى سَبْعِينَ فَرِيضَةً فِيمَا سِوَاهُ،

Telah datang kepadamu bulan yang agung, bulan barakah,  di dalamnya terdapat 1 malam yg lebih baik dari 1.000 bulan. Allah menjadikan shaum di bulan itu sebagai kewajiban, dan sholat di malam harinya adalah sunnah. Siapa yg melakukan kebaikan di dalamnya  maka pahalanya seperti melakukan kewajiban, yang melakukan 1 kewajiban sama dengan melakukan 70 kewajiban di bulan lain.

، وَهُوَ شَهْرُ الصَّبْرِ، وَالصَّبْرُ ثَوَابُهُ الْجَنَّةُ، وَشَهْرُ الْمُوَاسَاةِ، وَشَهْرٌ يَزْدَادُ فِيهِ رِزْقُ الْمُؤْمِنِ، مَنْ فَطَّرَ فِيهِ صَائِمًا كَانَ مَغْفِرَةً لِذُنُوبِهِ، وَعِتْقَ رَقَبَتِهِ مِنَ النَّارِ، وَكَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْتَقِصَ مِنْ أَجْرِهِ شَيْءٌ".

Ramadlan adalah bulan kesabaran;  Pahala sabar adalah

Read more...

Siapa Lebih Jahiliyyah?

Musyafa-Ahmad-Rahim

Adab “Ber’amal jama’i” dalam Syi’ir Jahili

 

Oleh : Musyafa Ahmad Rahim, MA

Dosen STIU Dirosat Islamiyah Al-Hikmah

 

 

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Secara simpel dan sederhana, masyarakat jahiliyah adalah masyarakat sebelum datangnya Islam. Ini untuk penggampangan saja, walaupun secara akademik mungkin hal ini salah. Maka syi'ir jahili adalah syi'ir yang muncul sebelum Islam.
Namun perlu diketahui, dalam syi'ir jahili, kadangkala terkandung pula pengalaman hidup (tajribatul hayah) yang bermanfaat pula di zaman Islam.
Cukup menjadi pembenaran bagi pernyataan tadi adalah dua hal:
1. Abdullah bin Abbas RA dalam memahami bahasa Al-Qur'an, dia merujuk kepada syi'ir jahili, dan beliau hafal seluruh syi'ir-syi'ir jahili.
2. Seorang ulama yang terkenal sebagai muhyis-sunnah (yang menghidupkan sunnah Rasulullah SAW) wa qami'ul bid'ah (penghancur bid'ah), dalam menjelaskan banyak perkara juga merujuk kepada syi'ir jahili. Adalah Ibnul Qayyim rahimahullah, saat hendak menjelaskan tentang mahabbah (cinta), beliau banyak merujuk kepada syi'ir-syi'ir jahili. Setelah menjelaskan tentang pernak-pernik cinta, lalu beliau menjelaskan bahwa cinta itu semestinya ditempatkan dan ditujukan kepada mahbub (pihak yang dicintai) secara benar, juga dalam bercinta mestilah baik dan benar.
Memang Masyarakat Jahiliyah Mempunyai Adab?

Read more...

Umara’, Ulama, DPR dan Kemunduran Umat Islam

Foto: islampos.com

 

Pada tanggal 21 Rabi’ul Akhir 1348 H / 1929 M, seorang Imam di kerajaan Sambas Kalimantan Barat bernama Muhammad Basyuni Imran menulis surat pembaca ke Majalah Al-Manar yang dipimpin oleh Syekh Muhammad Rasyid Ridha.

Inti suratnya adalah sebuah pertanyaan singkat:
Kenapa kaum muslimin mundur?
Dan kenapa bangsa lain maju?

Read more...

ADAB BERBEDA PENDAPAT

 

أَدَبُ الْخِلَافِ ... وَخِلَافُ اﻷَدَبِ (عبد الله بن أحمد الحويل)

 Antara Adab Berbeda Pendapat dengan Nulayani Adad (Abdullah bin Ahmad Al-Huwail)

 اَلْخِلَافُ فِي الرَّأْيِ نَتِيْجَةٌ طَبِيْعِيَّةٌ تَبَعًا: - لاِخْتِلَافِ الْأَفْهَامِ . - تَبَايُنِ الْعُقُوْلِ . - تَمَايُزِ مُسْتَوَيَاتِ التَّفْكِيْرِ

PERBEDAAN pendapat adalah konsekuensi logis dari: - Perbedaan pemahaman, - Perbedaan kapasitas akal, dan - Perbedaan tingkat pikir.

 اَلْأَمْرُ غَيْرُ الطَّبِيْعِيِّ أَنْ يَكُوْنَ خِلَافُنَا فِي الرَّأْيِ : - بَوَّابَةً لِلْخُصُوْمَاتِ . - مِفْتَاحًا لِلْعَدَاوَاتِ . - شَرَارَةً تُوْقِدُ نَارَ الْقَطِيْعَةِ .

SANGAT

Read more...

Nasihat Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu:

 

Musyafa-Ahmad-Rahim

Nasihat Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu:

Oleh: Musyaffa A. Rahim


Nasihat yang mirip dengan nasihat Imam Syafi’i yang lalu, adalah nasihat yang dinisbatkan kepada amirul mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu sebagai berikut:

Read more...




©2010 STIU Dirasat Al Hikmah
Jl. Bangka III A No.25 Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Indonesia