ustads

KECERDASAN FINACIAL
Oleh  : H. M. Sofwan Jauhari  M.Ag.
Dosen STIU Dirosat Islamiyah Al-Hikmah Jakarta



10 ALASAN KENAPA MUSLIM HARUS KAYA

10 ALASAN KENAPA

MUSLIM HARUS KAYA.

Serial Kecerdasan Finansial; Artikel ke 23.

 

Seorang pengendara mobil atau motor, harus tepat mengendalikan antara gas dengan rem-nya. Jika ia menekan rem terus menerus maka dia tidak akan sampai ke tujuan, terlalu sering menekan rem juga akan menghambatnya mencapai tujuan. Sebaliknya, jika dia tekan gas terus menerus tanpa menekan rem kemungkinan besarnya akan terjadi bencana. Di jalanan yang mulus dan lurus rem sangat jarang diperlukan, tetapi pada jalan yang rusak, bergelombang atau banyak lubang maka menekan gas harus pelan-pelan dan sering-sering menekan rem. Secara umum gas harus lebih banyak ditekan daripada rem.

Itulah gambaran antara motifasi untuk menjadi kaya dan mengingat mati. Dalam konteks ini, tulisan-tulisan saya mengenai kecerdasan financial adalah ibarat pedal gas yang harus sering anda pakai, tetapi sewaktu-waktu anda juga harus siap untuk memainkan rem, usahakan ketika melakukan pengereman agar tidak anda lakukan secara mendadak.

Read more...

BATASAN KAYA DAN MISKIN 02.

BATASAN  KAYA  DAN MISKIN 02.

(FINANCIAL FREEDOM – MANUSIA PALING KAYA).

Serial Kecerdasan Finansial; Artikel ke 22.

 

Pada artikel saya terdahulu  yang berjudul  BATASAN KAYA DAN MISKIN, saya telah menjelaskan beberapa batasan kaya dan miskin dari berbagai pihak. Dari banyaknya definisi itu, saya ingin mencoba untuk memberikan batasan baru mengenai kaya dan miskin, namun batasan ini bukan merupakan tinjauan hukum yang berlaku secara hitam putih, akan tetapi batasan kaya dan miskin yang saya ajukan ini merupakan sebuah “financial dream” seorang muslim. Semoga saya dan anda dapat mencapainya.

 

 

Read more...

MEMBELI PROPERTY (3)


MEMBELI PROPERTY (3)

JANGAN TAKUT BERHUTANG.

Serial : Kecerdasan Finansial ; Artikel ke 21

 

Dahulu saya termasuk orang yang sangat takut berhutang, ada 2 hal yang menjadi penyebab utama saya takut untuk berhutang ; (1) Pertama karena saya sering diajari untuk berdoa agar berlindung dari hutang, “Ya Allah aku berlindung kepadamu dari hutang yang membelit” [i]. (2) Kedua karena hutang itu di bawa mati, artinya jika tidak dibayar maka akan ditagih di akhirat. Ada satu hadits yang menjelaskan bahwa nabi tidak berkenan menshalatkan jenazah seorang sahabat yang meninggal dunia, karena orang itu memiliki tanggungan hutang yang belum dibayar, sampai akhirnya hutang itu dibayarin oleh orang lain[ii].

 

next...

KEHARUSAN BERINVESTASI .

 

KEHARUSAN BERINVESTASI .

Serial Kecerdasan Finansial; Artikel ke 20

 

Ada beberapa pengertian mengenai investasi. Secara sederhananya, investasi berarti menunda penggunaan harta yang anda miliki, dengan harapan agar harta yang anda tunda pemanfaatannya itu bisa berkembang, lebih banyak dan lebih besar manfaatnya. Dengan kata lain, seorang yang berinvestasi berarti siap menunda kenikmatan saat ini, supaya bisa mendapatkan ni’mat yang lebih besar di masa mendatang. Investasi dalam bahasa arab disebut istitsmar ( استثمار), yang berasal dari kata “tsamar” artinya buah-buahan; jika anda menanam uang anda laksana pohon buah, maka anda bisa menikmati buahnya berulang-ulang tanpa harus menghabiskan pohonnya.

Banyak orang yang beranggapan bahwa investasi hanya bisa dilakukan oleh orang kaya. Orang miskin dianggap tidak akan dapat berinvestasi, sebagian mereka berkata : “Jangankan berinvestasi, untuk makan aja kurang” itulah paradigma orang miskin yang susah diajak menjadi kaya. Saya berharap, agar anda yang membaca tulisan ini tidak memiliki pandangan yang sama dengan mereka. .

 

Read more...

PERGILAH KE TANAH SUCI, AGAR ANDA KAYA.

ustadsPERGILAH KE TANAH SUCI, AGAR ANDA KAYA.

Serial Kecerdasan Finansial; Artikel ke 19.

Oleh : M. Sofwan Jauhari M.Ag

Dosen STIU Dirosat Islamiyah Al-hikmah.

 

Artikel ini sengaja saya tulis ketika saya masih berada di tanah suci, mudah-mudahan saya menulisnya bukan untuk pamer atau riya’ tetapi karena inspirasinya memang baru muncul di sini,dan supaya tidak lupa untuk menulisnya. Boleh jadi anda tidak percaya dengan ide yang saya sampaikan ini, tetapi anda juga perlu tahu bahwa saya termasuk orang yang pada awalnya tidak memahami ide ini (bukan tidak percaya, tetapi tidak paham), hanya saja saya langsung percaya 100% tentang ide ini ketika mendapatkan bahwa ternyata sumbernya berasal dari hadits yang sahih yang sering disampaikan oleh biro/ travel penyelenggara haji dan umrah.

Oleh karena idenya berasal dari hadits nabi, maka saya dan anda wajib mempercayai hal ini, terlepas apakah anda termasuk orang sudah pernah menjalankan haji/ umrah atau belum, apakah anda termasuk orang yang memiliki kepentingan bisnis yang terkait dengan haji/umrah atau bukan, ukurannya juga bukan like and dislike (suka atau tidak suka), tetapi sekali lagi ini adalah ajaran dari nabi yang wajib kita percayai, kita imani, kita niatkan dan kita programkan agar kita bisa melaksanakannya. Agar keyakinan kita bisa kokoh, maka kita perlu memahami.

Seingat saya, saya sendiri belum pernah mendapat pelajaran dari sekolah atau kampus yang menjelaskan tentang hadits ini, tetapi Alhamdulillah saya diajari oleh guru-guru saya untuk bisa mengkaji dari kitab-kitab hadits dan syarah (penjelasan kitab) yang ditulis oleh para ulama’ yang tidak diragukan validitasnya. Jaazahumullah, semoga Allah swt membalas kebaikan semua guru saya, aaamiin.

Hadits yang saya maksudkan itu adalah :

Read more...

PANDANGAN ISLAM TERHADAP HARTA.

ustadsPANDANGAN ISLAM TERHADAP HARTA.

Serial Kecerdasan Finansial; Artikel ke 18.

 

Oleh : M. Sofwan Jauhari M.Ag.

Dosen STIU Dirosat Islamiyah Al-Hikmah.

 

Ada pandangan yang sedikit berbeda mengenai harta. Sebagian besar orang memandang positif terhadap harta, namun ada sebagian kecil yang bepandangan bahwa harta itu adalah merupakan sesuatu yang negative. Dua pandangan yg berbeda ini barangkali muncul dari pemahaman yang berbeda terhadap ayat-ayat Al-Quran maupun hadits-hadits nabi tentang harta.

Diantaranya adalah firman Allah swt :

Read more...

MENTAL ORANG KAYA

Serial Kecerdasan Finansial; Artikel ke 17.


Hiduplah tanahku

Hiduplah negriku

Bangsaku Rakyatku semuanya

Bangunlah jiwanya

Bangunlah badannya

Untuk Indonesia Raya

itu adalah potongan lirik dari sebuah lagu kebangsaan yang kita kenal bersama.  Lagu berjudul Indonesia Raya, karangan WR Soepratman itu memiliki makna yang sangat dalam. Setidaknya saya memahami bahwa, untuk membangun negeri ini harusnya dimulai dari membangun jiwanya terlebih dahulu, barulah kita bangun fisiknya. Untuk membangun negara yang berperikemanusiaan dan memiliki peradaban yang maju, pembangunan mental harus didahulukan dari pembangunan fisik. Bukan sebaliknya.

 

Read more...

CARA MEMANFAATKAN UANG ORANG LAIN DENGAN MENJADI MANUSIA BANKABLE.

ustadsCARA MEMANFAATKAN UANG ORANG LAIN

DENGAN MENJADI MANUSIA BANKABLE.

Serial Kecerdasan Finansial; Artikel ke 16[i].

 

Oleh : M. Sofwan Jauhari Lc, M.Ag.

Dosen STIU Dirosat Islamiyah Al-Hikmah.

 

Banyak cara untuk menjadi kaya, diantaranya adalah dengan memanfaatkan uang orang lain. Cara ini bisa ditempuh dengan jalan yang halal maupun haram, tentu saja saya tidak merekomendasikan yang haram. Jalan yang haram itu misalnya adalah korupsi, mencuri, menipu, mencurangi timbangan dalam jual beli, dan mengurangi spesifikasi dalam proyek. Sedangkan cara yang halal misalnya adalah hutang, kerjasama (syirkah), bagi hasil (mudlarabah) dan mendapatkan pembiayaan dari bank untuk membeli property atau melakukan ekspansi bisnis.

Lanjut...




©2010 STIU Dirasat Al Hikmah
Jl. Bangka III A No.25 Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Indonesia